Translate

Sunday, 13 October 2019

Joker dan viralnya istilah "orang jahat berasal dari orang baik yang tersakiti"



    Mungkin kalian tidak asing lagi bahkan sudah sering kali mendengar perbincangan tentang film joker. Benar, film ini sedang hangat dalam perbincangan bukan hanya di negeri ini bahkan dunia. Film ini akan sangat memantik atau mempengaruhi psikologi para penontonnya terutam anak-anak, adegan dalam film tersebut juga akan sangat berpengaruh bagi mereka yang punya jiwa psikologi yang lemah.

       


    Saat ini kita tidak akan membahas tentang jalan dan alur cerita film ini, melainkan kita akan membahas cara masyarakat menanggapi film ini. Istilah "orang jahat berasal dari orang baik yang tersakiti", menurut saya sebagai suatu hal yang agak keliru. Di suatu sisi itu akan membawa hal positif, positif disini yakni akan mebuat orang lebih berhati-hati dalam bertindak. Mungkin aksi bully, kekerasan, dan pemplocoan akan berkurang karena para pelaku akan berpikir dua kali setelah mendapat gambaran dari film joker tersebut.
       Namun hal negatifnya tentu ada, hal negatif terbesar yakni apabila film ini di tonton oleh orang-orang dengan jiwa psikologi yang lemah dan anak-anak di bawah 17 tahun yang menerimanya secara mentah-mentah. Mereka mungkin akan bertindak lebih saat mereka tersakiti oleh suatu hal yang dalam tanda kutip masih tergolong "bercanda" bukan penyiksaan, penindasan, dan lain sebagainya. Seperti mereka akan merasa seolah mereka benar-benar tersakiti saat mereka bercanda dengan teman-teman mereka dan cenderung akan berujung pada perkelahian.
       Jadi untuk menghindari hal seperti ini alangkah baiknya kita berpikir ulang saat memaknai istilah "orang jahat berasal dari orang baik yang tersakiti", karena agama tidak pernah mengajarkan kita menjadi orang jahat saat kita tersakiti. Mungkin kita akan membalas kejahatan dan kesakitan itu, melampiaskannya, itu memang wajar sebagai manusia normal. Namun tidak selalu kok pelampiasan itu dalam bentuk kejahatan, karena dalam agama kita cenderung diajarkan sabar dan berdoa yang terbaik kepadaNya( Allah bagi yang beragama islam). Karena pelampiasan dengan niat kejahatan justru akan berbalik menjadi keburukan pula, ambil sisi positif dan hikmah dari setiap yang kita alami. 
      Jadi untuk istilah" orang jahat berasal dari orang baik yang tersakiti", jadikan itu sebagai pedomam bagi kita untuk tidak menyakiti orang lain, namun jangan jadikan hal tersebut untuk alasan kita menjadi orang jahat. Karena dalam agama kita tidak pernah di ajarkan untuk jadi orang jahat tetapi menjadi orang baik bukan?. Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat dan saya minta maaf kalau ada kata-kata saya yang salah, terimakasih🙏🙏.

By: Taufiqurrahman Hardika

No comments:

Post a Comment

Semua postingan

puisi kota malam

                               Puisi kota malam Matahari balik ke peranduannya Bulan dan bintang keluar menghiasi langit Lampu-lamp...